Masihkan Ada Budaya Malu? (OPINI) - Ditpolairud Polda Jambi

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad

Responsive Ads Here

19.5.15

Masihkan Ada Budaya Malu? (OPINI)

Oleh: Dr. Chryshnanda Dwilaksana *)

Masihkah rasa malu ada di hati kita sebagai anak bangsa ? Dapat dipastikan mempunyai dan kalau ditanya media/di depan publik pasti dengan lantang mengatakan sangat mempunyai. Namun pada kenyataanya kita sering marah, kecewa, sedih bahkan hampir putus asa melihat, mendengar dan merasakan kehidupan sehari-hari yang sarat dengan pameran ketololan. Kasar sepertinya kalimat itu tapi mencari padanan yang pas buat sebuah kedunguan memang sulit.

Ya mohon dimaafkan, sebagai contoh tindakan para penyelenggara negara yang memeras, memalak, membackingi hal-hal ilegal begitu banyak dan ada di semua lini. Semua pasti tahu dan tidak suka namun tetap saja tidak berdaya. Belum lagi jarahan-jarahan yang mengatasnamakan keadilan, hukum, kemanusiaan dan berbagai perjuangan ya ujung-ujungnya ngarit juga. Lelah sepertinya kalau memikirkan hal yang dikatakan memalukan, namun sudah menjadi sebuah pembenaran dan kebenaran.

Seorang anak kecil bertanya saat melihat prosesi pemakaman mantan pernana menteri singapura almarhum Lee Kuan Yew : "Adakah pimpinan bangsa kita yang seperti dia?". Pertanyaan sangat sederhana namun dalam maknanya. Benar juga ya anak itu, siapa guru bangsa ini?. Hampir semua yang dibanggagakan sudah meninggal.

Lalu yang masih hidup apakah kampret semua ? Bisa jadi dilabel begitu. Orang cerdik pandai, pejabat, bangsawan, orang terhormat sangat sering ke luar negeri melihat majunya bangsa lain. Pernahkah mereka terharu lalu berupaya membangun bangsanya ?. Mungkin ya sesaat saja tatkala sudah pada rutin dan kesehariannya dilakukan lagi-lagi larut dalam keasliannya, lupa akan mimpinya.

Pertikaian dari kaum legislatif, eksekutif, yudikatif sampai aparat-aparatnya dan preman-preman jalanannya menjadi bahan berita media yang mempertontonkan ketololannya. Hampir-hampir inspirasi kemajuan atau keunggulan bangsa ini nyaris tak terdengar. Itukah yang namanya mash punya rasa malu atau sudah tiada lagi peduli dengan semua ini ?. Semoga tidak. Banyak orang baik, sayangnya mereka dikalahkan dengan yang jahat. Walau sedikit tapi mendominasi dan dominan sehingga terkesan bangsa ini tidak punya malu.

(Pamen Polri Pangkat Komisaris Besar Polisi *)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Responsive Ads Here