Tanpa dilengkapi Dokumen, KM Hasil Laut Diperiksa KP.XXVI-2010 - Ditpolairud Polda Jambi

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad

Responsive Ads Here

24.7.15

Tanpa dilengkapi Dokumen, KM Hasil Laut Diperiksa KP.XXVI-2010

Hari Kamis tanggal 09 Juli 2015 sekira pukul 10.30 Wib Posisi koordinat 0’ 46’ 215’’ S – 104’ 03’ 224’’ T, Perairan Laut Selat Berhala Kab. Tanjab Timur Provinsi Jambi, saat Kapal Patroli Polisi Perairan dengan nomor Lambung XXVI-2010 Ditpolair Polda Jambi sedang melaksanakan patroli rutin menemukan 1 (satu) Unit KM. Hasil Laut yang di Nahkodai a.n. RETNO Bin ANWAR yang sedang melakukan penangkapan ikan dengan menggunakan alat tangkap yang dilarang pemerintah berupa papan pemberat (Lamparan Dasar) dan tidak dilengkapi dengan Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI).


Saat diinterogasi oleh petugas kepada Nahkoda yang mengaku bernama RETNO Bin ANWAR yang merupakan warga LK II Rt. 02 Kel. Tanah Merah Kec. Kuala Enok Kab. Indragiri Hilir Provinsi Riau yang melakukan perbuatan penangkapan ikan dengan menggunakan alat penangkapan yang dilarang berupa papan pemberat (Lamparan Dasar) untuk mendapatkan ikan dengan cara cepat dan singkat, seperti diketahui bahwa perbuatan pelaku tersebut dapat merusak keberlanjutan sumberdaya ikan.

Barang bukti yang dapat diamankan oleh petugas saat itu adalah :

1. 1 (satu) unit KM. Hasil Laut;

2. 2 (dua) unit Alat tangkap; Serta hasil penangkapan berupa 2 (dua) Kilogram Ikan / Udang; 10 (sepuluh) Kilogram Udang Ebi.

Akibat perbuatannya tersebut ke dua tersangka di duga telah melanggar aturan Undang-undang dibidang Perikanan yaitu Pasal 85 Jo Pasal 93 Jo Pasal 98 UU.RI No.45 Tahun 2009 tentang Perikanan dan penanganan berkas perkara tersangka beserta barang bukti dilimpahkan ke Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jambi untuk dilakukan penindakan lebih lanjut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Responsive Ads Here